Krisis Financial Mulai Menggigit Sepak Bola (dan Kita)


Written on October 13, 2008 – 7:32 am | by sm4rter-guy
Dikutip dari Kompas, 11 Oktober 2008, L. Sastra Wijaya
(Digubahkan sehingga sesuai dengan materi blog)

 

[Dengan begitu banyaknya liputan sepak bola di media massa Inggris, rasanya penggemar sepak bola tidak perlu diingatkan lagi jika ada pertandingan. Apalagi apabila pertandingan itu melibatkan tim nasional Inggris. 
Namun, akhir September lalu, ketika akan berlangsung pertandingan persahabatan melawan Ceko di Wembley, iklan seperempat halaman dipasang di beberapa media massa di London, mendesak penonton agar datang. Harga karcis diturunkan menjadi hanya 30 poundsterling, padahal biasanya sekitar 50 poundsterling. 
Di babak pertama Piala Carling antara Arsenal dan Sheffield United, yaitu saat ”The Gunners” akhirnya menang telak 6-0, Arsenal juga memasang iklan, dengan karcis 5 poundsterling bagi anak-anak berusia di bawah 12 tahun. Padahal biasanya, karcis pertandingan seperti ini berkisar 20 hingga 60 poundsterling. 
Sudah bertahun-tahun iklan di media massa seperti itu tidak pernah ada karena pemberitaan sehari-hari sudah merupakan iklan gratis bagi klub sepak bola. Barangkali bedanya adalah krisis ekonomi dunia mulai meresap ke dalam dunia olahraga Inggris. 
Di depan kostum tim West Ham sekarang ini hanya dipasang nomor pemain. Ini menyusul bangkrutnya perusahaan biro perjalanan terbesar ketiga Inggris, XL, beberapa waktu lalu. 
Selain uang sponsor yang belum dibayar, West Ham sekarang harus juga menjual murah kaus replika klub tersebut. 
Menurut laporan harian Inggris, The Times, kaus itu sekarang dijual murah, sekitar Rp 180.000, dari harga resminya sekitar Rp 600.000. Itu pun tidak banyak yang membeli. 
”Sekarang pertanyaannya bukan apakah krisis ini akan melanda dunia olahraga atau tidak, sekarang tinggal kapan, di mana, dan siapa yang paling menderita,” kata John Taylor, Direktur Utama Sports Impact, sebuah konsultan masalah sponsor. 
Menurut berbagai pihak, sekarang ini karena berlangsung di tengah musim kompetisi, dampak krisis itu tidak begitu besar. ”Namun, semua itu baru akan tampak ketika sebuah kontrak harus dirundingkan kembali karena masanya sudah habis. Atau ketika diperlukan mencari sponsor baru.” lanjut Taylor. 
Klub Arsenal, yang dua tahun lalu pindah ke Stadion Emirates, dilaporkan kesulitan untuk menjual apartemen mewah yang dibangun di kawasan stadion tersebut. 
Dilaporkan banyak pembeli yang dulunya sudah memesan sekarang ingin merundingkan kembali harganya, ataupun membatalkan pemesanan sama sekali. 
Ini tidak mengherankan karena sebagian besar pembeli itu adalah investor dari sektor keuangan. Dengan kebangkrutan lembaga keuangan seperti Lehman Brothers yang memakan korban sekitar 4.000 karyawan di kota London, perasaan khawatir di kalangan perbankan membuat mereka mulai memikirkan investasi yang kurang esensial saat ini. 
Klub seperti Arsenal, Manchester United, atau Liverpool yang berprestasi cukup baik dan memiliki struktur bisnis yang mapan, mungkin tidak akan terlalu khawatir dengan krisis keuangan. Demikian juga dengan klub dengan pemilik miliuner, seperti Chelsea dan Manchester City. 
Namun, klub papan tengah yang tahun-tahun belakangan berambisi besar dan menghabiskan banyak dana untuk membeli pemain mahal sekarang harus memotong rencana tersebut. 
Krisis di tubuh Newcastle United juga disebabkan krisis ekonomi. Pemilik klub tersebut, Mike Ashley, sebenarnya ingin manajer yang sekarang sudah berhenti, Kevin Keegan, dapat mengikuti jejak Manajer Arsenal Arsene Wenger membeli pemain muda, murah, dan membina sendiri. 
Oleh karena itu, Ashley mengangkat mantan pemain Chelsea, Dennis Wise, untuk menjadi Direktur Sepak Bola klub tersebut, dengan tanggung jawab membeli pemain.

 

Pertentangan antara Ashley dan Keegan memuncak, menurut sumber di klub tersebut hal itu karena Keegan malah mengajukan pembelian pemain-pemain top, seperti Ronaldinho dan Kaka.

 

”Mike Ashley sebagai pengusaha tahu bahwa kami mesti berhemat. Eh Keegan malah mengajukan usulan pembelian pemain-pemain top yang sudah hampir berakhir kariernya. Kami tidak tahu apakah dia sengaja melakukan hal tersebut, supaya punya alasan untuk mundur.” 
Akibatnya, Keegan betul-betul mengundurkan diri dan Mike Ashley dipaksa untuk menjual klub tersebut karena banyak pendukung klub tersebut yang marah. 
Pendapatan utama Liga Utama Inggris adalah dari hak siar teve yang dipegang oleh BSkyB di Inggris. 
Menurut berbagai kalangan, mau tidak mau, dalam setahun ke depan, jaringan teve ini akan terpengaruh dengan jumlah pemasang iklan yang mau mensponsori mereka. Apabila mereka pun mengalami kesulitan keuangan dan tidak cukup banyak penonton hadir di stadion untuk mendukung klub mereka, di titik pertemuan itu sepak bola Inggris ada di jurang bahaya. 
Dalam beberapa tahun belakangan, yang sering muncul adalah kenaikan gaji para pemain Liga Utama dan koleksi mobil yang mereka miliki. Mereka adalah pihak pertama yang menikmati ketika ekonomi tumbuh pesat dan penonton memenuhi stadion. 
Menarik dilihat tahun depan, apakah klub terpaksa merundingkan ulang kontrak mereka, Porsche harus digadaikan untuk digantikan Toyota atau Honda. (L Sastra WijayaProduser BBC Siaran Indonesia di London)

 

http://bola.kompas.com/read/xml/2008/10/11/05053079/krisis.mulai.menggigit.sepak.bola

 

Membaca berita itu di koran Kompas, langsung saya robek dan mengingatkan untuk membuat posting baru sehubungan dengan masalah financial.

Saat bursa BEI disuspend sementara, banyak kepanikan yang terjadi di bursa saham. mereka yang bermain saham mengalami rata-rata penurunan investasi sampai minus 60-70% dari total dana mereka di bursa saham. Kepanikan jelas terlihat dari tindakan pemerintah yang memerintahkan untuk menghentikan sementara transaksi di bursa saham sampai waktu yang belum ditentukan. ‘Ini jelas bertentangan dengan semua komentar dan himbauan Presiden SBy untuk tidak panik’

Di sela kepanikan itu, muncul para pendapat sebagian kecil orang yang merasa bahwa…itu kan hanya krisis di dunia financial khususnya di bursa saham. Tidak akan menyeret bidang lainnya di Indonesia ini. ‘Oh ya?’

Banyak juga yang  berpendapat bahwa saya kan tidak ada investasi di bidang saham, jadi tidak akan terkena dampaknya. ‘Oh ya?’

Rekan-rekan, harus kita ketahui bahwa tidak ada bidang yang tidak akan terkena dampaknya. Semua akan tekena dampak meskipun tingkatnya berbeda satu sama lain. Karena ada hukum ’multiplier effect’- masih ingat kan waktu belajar ekonomi di SMU?

Mari kita lihat sama-sama apa dampak yang terjadi saat ini:

 

  1. Bursa saham yang lesu membuat sebagian sekuritas kesulitan likuiditas, bahkan ada yang sampai gagal bayar. Dampaknya jelas, sekuritas itu terancam tutup jika tidak segera diselesaikan….dan bayangkan berapa banyak karyawan yang terlibat di sana?
  2. Mereka yang tidak invest secara langsung di bursa saham kemungkinan sangat besar memiliki rekening reksadana, sebab reksadana begitu gencar dijual tidak hanya lewat sekuritas tapi juga kerjasama dengan perbankan. Masih ingat bahwa, pemerintah hanya menjamin dana masyarakat Rp 100 juta per rekening perbank? Jadi kalau dia punya dana lebih dari itu, apa sarana investasi lainnya? Jelas reksadana yang begitu gencar mengincar para nasabah (khususnya para pensiunan yang tidak pernah mengerti cara pengaturan keuangan, sehingga tidak pernah menyadari bahwa dananya di sana berkurang 40-60% hanya dalam waktu sekian bulan ini)
  3. Mereka yang tidak berinvestasi di bursa saham atau reksadana, pasti juga kena dampaknya karena sebagian besar memiliki asuransi unit-link (coba pikir, diinvestasikan ke mana dana itu? Jelas ke saham, rekan-rekan)
  4. Mereka yang tidak memiliki dana untuk asuransi apalagi berinvestasi apa dampaknya? Dampaknya jelas, mereka akan semakin sulit menghidupi dirinya sendiri sebab harga-harga akan naik sehubngungnan dengan inflasi akibat perubahan mata uang yang terus melemah. Di saat bank sentral negara lain menurunkan suku bunga, BI malah menaikkan suku bunga, akibatnya kredit akan semakin membengkak dan kemungkianan kredit macet akan terulang kembali.
Ulasan singkat di atas hanya menunjukkan bahwa, apa yang saat ini kita hadapi barulah awal dari sebuah gunung es yang belum terlihat. Kita sedang berlayar menuju badai..siap atau tidak kita harus menerjang badai tersebut. Karena itu, kencangkan sabuk pengaman dan mari kita lewati badai ini dengan selamat dan luka yang seminimal mungkin.
Bagaimana cara melewati badai ini? Simak posting berikutnya segera.
Achieving Your Best! 
Budi Suryanto
+62 818 93 2638

Tangis Safina Sebelum Menang


Written on September 5, 2008 – 10:47 pm | by sm4rter-guy

New York — Dinara Mikhailovena Safina kembali mencapai perempat final AS Terbuka seperti dua tahun lalu setelah mengalahkan Anna-Lena Groenefeld 7-5, 6-0, Senin lalu.  Skor kemenangan yang telak karena menang hanya dengan 2 babak saja.  Tetapi yang tidak diketahui banyak orang adalah itu bukan kemenangan yang mudah karena ada tangis yang panjang sebelum pertandingan dimulai. Dia menangis di ruang ganti dalam Stadion Armstrong yang berkapasitas 10 ribu penonton.

“Setelah pemanasan, saya mulai menangis dan itu tidak tertahankan. Saya merasa tidak punya kekuatan untuk memainkan pertandingan itu,” kata Safina. “Pelatihku hanya bilang,’Ayolah keluar saja ke lapangan sana”.

Saya hanya bisa mengatakan “Saya tidak bisa membangkitkan semangatku sendiri. Dia hanya menjawab ‘Kita semua tahu bahwa kamu bukan mesin. Jadi bersiaplah dan hadapilah. Tidak usah berpikir terlalu jauh, hanya lakukanlah yang terbaik seperti biasanya. ” Pelan-pelan Safina akhirnya bisa membangkitkan dirinya dan keluar menghadapi pertandingan itu. “Saya senang sekali akhirnya bisa memenangkan pertandingan ini”

(Seperti dikutip dari Koran Tempo , Rabu, 3 September 2008)

Saya sedikit shock saat membaca pemain berusia 22 tahun ini, sebab dia bukanlah pemain yang baru terjun ke kancah olahraga tenis profesional. Dia sudah pernah memenangkan tiga gelar dan merupakan finalis enam kali dari tujuh kali keikutsertaannya sejak Mei lalu. Kalau dia adalah pemain baru, itu hal yang wajar terjadi. Tetapi kemudian saya lanjutkan membaca apakah yang sesungguhnya membuat dia mengalami hal itu sekaligus apa yang membangkitkan semangatnya.

Safina sedang mencoba mengikuti jejak kakak kandungnya, petenis putra Marat Safinm untuk memenangi ajang grand slam pertamannya di tunggal putri AS Terbuka. Kakaknya pernah memenangkan ajang ini delapan tahun lalu. Jadi bisa terbayang bagaimana tekanan yang didapatkannya. Tetapi juga impian itulah yang akhirnya membuat dia bisa bangkit kembali untuk berlaga, sebab seperti pengakuannya,”Saya ingin mimpi itu menjadi kenyataan, yaitu kakak-adik memenangi Amerika Serikat Terbuka”.

Dan tahukah salah satu prestasi Safina adalah meraih medali perak saat Olimpiade Beijing 2008  lalu? Berarti dia punya kemampuan, dia punya kapasitas meraih berbagai gelar…tetapi sampai hari ini pun setiap kali dia maju untuk bertanding, hatinya selalu ciut sesaat.

Apa yang bisa kita petik sebagai pelajaran kali ini, para pembaca blog yang setia?

1. Impian atau target kita dibuat bukan untuk membebani kita, tetapi sebaliknya harus melecut semangat kita menjadi lebih maju. Sayangnya seringkali kita menyusun target dan impian yang tidak achieveable (biasanya karena jangka waktu yang terlalu singkat untuk meraih itu semua), sehingga kita menjadi patah semangat saat bergerak untuk mencapainya.

2. Impian kita yang sebenarnya bisa menjadi pendorong kita untuk berkarya. Mendorong kita untuk bisa lebih maju lagi. Mendorong keberanian kita untuk bahkan tidak mendengarkan kata-kata yang menurunkan citra diri kita sendiri. Jika kita selama ini selalu mencoba mencapai impian kita tetapi selalu patah semangat dan merasa seakan-akan impian kita tidak berarti untuk dikejar (you know what? Maybe it is not your real dream! So  stop trying and look deep in your heart ‘what is my real dream?’, ‘whom should people think when they hera my name?’) Jika impian anda adalah impian yang sesungguhnya, maka roketlah yang seharusnya mendorong kita.

3. Kegentaran setiap kali memulai sesuatu yang sudah kita putuskan terkadang muncul, jangan dihindari. Resapi perasaan itu tetapi jangan terlena! Just do what you have to do, and do it with all your heart! Karena dengan kita melakukan saja, maka keberanian kita akan muncul dan pada akhirnya kita bisa mencapai apa yang sudah kita impikan.

4. Pada akhirnya adalah, ingin dikenang sebagai siapa bukan apa yang kita capai itu yang terpenting. Selamat mencapai apa yang terbaik dalam hidup anda dengan menjadi siapa kita pada prosesnya.

Get The Inspiration, Be Inspired and Inspires Others

Achieving Your Best In Life!

Leonardus Budi Suryanto

0818 93 2638

Tags: , , , ,

If You Love Someone, Set Him/Her Free! –> just for fun!


Written on August 20, 2008 – 3:28 pm | by sm4rter-guy

 ———-ORIGINAL QUOTE————-

If you love someone,

Set her free…

If she comes back, she’s yours,

If she doesn’t, she never was….

————————————–

 

Now the New Versions…..

Just enjoy and relax…..sesekali posting yang santai…btw ini bukan posting asliku kok…cuma pas ketemu saat stress, lumayan manjur…hehehe


 

Pessimist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

If she ever comes back, she’s yours,

If she doesn’t, as expected, she never
was

 

Optimist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

Don’t worry, she will come back.

 

Suspicious:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

If she ever comes back, ask her why.

 

Impatient:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

If she doesn’t comes back within some
time forget her.

 

Patient:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

If she doesn’t come back, continue to
wait until she comes back …

 

Playful:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free …

If she comes back, and if you love her
still,

Set her free again, repeat *

 

C++ Programmer:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

if(you-love(m_she))

m_she.free()

if(m_she == NULL)

m_she= new CShe;

 

Animal-Rights Activist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

In fact, all living creatures deserve to
be free!!

 

Lawyers:

^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

Clause 1a of Paragraph 13a-1 in the
second amendment of the Matrimonial

Freedom Act clearly states that…

 

Bill Gates:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

If she comes back,

I think we can charge her for
re-installation fees and but tell her that

she’s also going to get an upgrade.

 

Biologist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

She’ll evolve.

 

Statisticians:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

If she loves you, the probability of her
coming back is high

If she doesn’t, your relation was
improbable anyway.

 

Arnold Schwarzenegger’s fans:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone,

Set her free,

SHE’LL BE BACK!

 

Over possessive person:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Don’t set her free.

 

HR specialist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free by

Offering her VRS and other benefits

Then outsource her.

 

MBA:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free instantaneously

And look for others simultaneously

 

Psychologist:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free

If she comes back her super ego is
dominant

If she doesn’t come back her id is
supreme

If she doesn’t go, she must be crazy.

 

Somnabulist:

^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free

If she comes back it’s a nightmare

If she doesn’t, you must be dreaming.

 

Rhett Butler (Gone with the Wind):

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set YOURSELF FREE

If she asks you why

Say you don’t give a damn.

 

ERP functional expert:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free

If she comes back, map her into your
system

If she doesn’t,carry out a gap-fit
analysis

 

Finance expert:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free

If she comes back its time to look fresh
loans

If she doesn’t, write her off as an
asset gone bad.

 

Marketing Expert:

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

If you love someone

Set her free

If she comes back she has brand loyalty

If she doesn’t, reposition the brand in
new markets.

Jadi….anda termasuk yang mana? Hehehehe

 

 

 

I Have A Dream


Written on August 18, 2008 – 5:29 pm | by sm4rter-guy

Dream adalah sebuah kata yang sudah terlalu sering dihindari oleh orang. Alasannya, bagi orang yang tidak pernah mengetahui mengenai teori pengembangan diri, dream diterjemahkan menjadi mimpi (bunga tidur di malam hari). Sehingga jika suatu hari dia bermimpi sebagus apa pun, selalu ada keraguan yang muncul dalam dirinya untuk bercerita ke teman-temannya apalagi ke keluarga. Semua itu karena takut ditertawakan.

Bagi mereka yang telah sering mengikuti seminar, training, workshop atau sering membaca buku dan mendengar kaset pengembangan diri — dream diterjemahkan menjadi impian. Sehingga muncullah kata-kata ‘The Power of Dream’ di mana-mana — sampai-sampai digunakan oleh salah satu perusahaan otomotif ternama dari Jepang.

Impian dikatakan sebagai sesuatu yang sangat penting karena mendasari tindakan dan semua aktivitas kita. Orang yang tidak memiliki impian dikatakan sebagai orang yang tidak akan bisa beranjak ke mana-mana akibat tidak mengetahui tujuan hidupnya, tidak termotivasi, tidak ada pendorongnya. Sebaliknya orang yang memiliki impian dikatakan PASTI akan mencapai impiannya.

Kalau sudah seperti itu, biasanya orang akan cenderung menganggap dirinya memiliki impian, belajar membuat impian serta akan selalu meyakinkan dirinya dan orang lain bahwa dia memiliki impian yang kuat. Begitu juga dengan anda dan saya.

Pertanyaan yang saya ajukan saat ini adalah ‘Apakah impian yang sedang anda kejar ini adalah impian anda sendiri? Ataukah anda sedang menjalani impian orang lain?’ Jika kita selama ini mencoba untuk mencapai impian kita tetapi seringkali di tengah jalan merasakan keraguan yang besar (bukan rintangan, halangan atau tantangan dari luar tetapi keraguan yang bersumber dari dalam diri yang membuat kita sering melakukan percakapan tidak perlu dengan diri sendiri), cobalah bersikap tenang, doakan dan berpikirlah! Mungkin anda sedang menjalani impian yang digariskan oleh orang lain.

But, nevermind, saya tidak membahas soal impian dengan anda tetapi kali ini membahas salah satu bunga tidur alias mimpi yang pernah saya alami dan saya ceritakan kepada teman saya. Anda pasti pernah bermimpi tentang sesuatu hal yang membuat hati anda berdeba-debar bahkan ketika sudah tersadar. Mimpi yang terasa begitu nyata dengan unsur emosi yang begitu luar biasa.

Mungkin konyol bagi anda, tetapi saya memaksakan untuk berbagi cerita ini kepada semua orang, heheheh. Alkisah suatu hari di acara penyanyi idol-idol’an di Indonesia bagi para pelajar dan anak-anak muda. Begitu banyak yang patah semangat karena mendapatkan cercaan dan kritikan (yang entah mengapa semakin kasar semakin disukai penonton). Dan entah bagaimana tiba-tiba saya yang juga sedang ikut audisi bisa menyatakan bagaimana perasaan saya setelah menjalani audisi serta memberikan inspirasi bagi semua penonton dan peserta untuk bercerita di atas panggung, sehingga suasana yang muncul begitu bergairah dan bersemangat!
Guliran semangat dan motivasi tadi membuat terjadi perubahan drastis dari sikap semua pemuda di Indonesia.

Sebagai informasi untuk anda, mimpi ini saya alami sekitar hampir setahun yang lalu. Entah mengapa saya terus merasakan sensasi berbicara di panggung yang seperti itu. Berbeda sekali dengan semua acara training dan motivasi yang pernah saya bawakan sebelumnya di berbagai perusahaan, kampus dan sekolah.

Hm…sebagai seorang yang percaya bahwa tidak ada kebetulan yang terjadi tanpa suatu alasan, saya hanya bisa berdoa semoga semua mimpi itu adalah sesuatu yang sangat spesial dalam kehidupan saya untuk terus menjalani impian saya sendiri!

Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda menjalani impian anda sendiri?

Budi Suryanto
Achieving Your Best
0818 93 2638

Your Comment is My Command


Written on August 13, 2008 – 10:58 pm | by sm4rter-guy

Pernah mendengar Your Wish Is My Command? Itu biasanya diucapkan oleh sesosok jin yang baru saja dibebaskan dari tempat terkurungnya setelah sekian ribu tahun. Biasanya jin ini akan menghambakan dirinya kepada sang pembebas dan mengabulkan permintaan dari empunya.

Terkadang permintaan itu dikabulkan dengan sangat mudah, sebab tidak perlu pengorbanan dari pihak sang pembebas, tetapi terkadang juga banyak meminta korban.

Sudah banyak cerita mengenai kisah jin dan sang pembebas, dari yang serius, penuh petualangan sampai yang humor lengkap semuanya.

Saking trennya kata-kata ‘Your Wish Is My Command’ ini, dalam buku ‘The Secret’ juga dikatakan bahwa kita bisa ’seakan-akan memanggil jin untuk mewujudkan apa pun permintaan kita. Saya tidak membahas kekuatan pikiran, actually i am not a fan of NLP (Neuro Linguistick Programme).

Ini hanyalah pengantar bagi rekan-rekan yang telah mengisi comment saya di blog ini….pernahkah rekan-rekan membuka kembali comment yang sudah anda isi  di sana? Sebab saya telah berkomitmen untuk memberikan comment balik di sana.

So…your comment is my command…heheheh

Just an intermezzo…please leave your comments in blog and don’t forget to read it back after a week..

See you in my blogs….

Luckily, I am A Smoker


Written on June 11, 2008 – 1:24 am | by sm4rter-guy

Judul yang menantang sekaligus
kontradiktif. Saya sengaja memberikan judul yang heboh begini karena bagi para
perokok, Anda akan masuk dan membaca posting ini. Bagi yang tidak merokok dan
kenal saya secara pribadi, Anda akan bertanya-tanya,” Sejak kapan Budi merokok?
Kok bisa jadi perokok?” n so on.

Sebelum lanjut, perlu ditegaskan
bahwa saya bukan perokok dan tidak merokok (minimal tidak merokok secara
aktif). Tetapi lingkungan kita sudah banyak menciptakan perokok pasif. Termasuk
diriku ini. Background keluarga saya dari Ortu, Papa saya merokok tetapi 6
putranya MEMILIH untuk tidak merokok.

Mengapa saya tulis MEMILIH, sebab
kami bisa merokok.
At least, saat SD pernah sembunyi-sembunyi merokok
bersama my big brother. Kemudian pernah merokok lagi waktu kelas 3 SMU dengan
rekor 7 batang dalam waktu 2 hari. Intinya kami bisa merokok tetapi MEMILIH
tidak merokok. BISA tetapi TIDAK MAU.

So, mengapa judulnya ‘Saya Beruntung sebagai Seorang
Perokok’, sebab meskipun sudah dikeluarkan larangan merokok di tempat-tempat
umum seperti di mall, sekitar perkantoran, rumah sakit, sekolah dan lain-lain,
tetap saja Jakarta (Indonesia) adalah surga bagi perokok.

Apa buktinya Jakarta
adalah surga perokok?

  1. Undang-undang yang ada tidak diperlakukan secara
         ketat. Banyak pelanggaran tanpa sanksi sama sekali. Sebagai
         sesama pengunjung di mall sekalipun kita sungkan untuk menegur para
         perokok.
  2. Tersedia ruangan khusus perokok di berbagai tempat,
         yang celakanya seringkali lebih mewah daripada kawasan bebas rokok.
  3. Digelarnya berbagai acara khusus bagi para perokok
         (yang disponsori oleh para produsen rokok tentunya).
  4. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perokok pasif
         justru menderita kerugian lebih parah dibandingkan perokok aktif. Jadi
         mengapa tidak menjadi perokok aktif sekalian?

So guys, dengan begitu banyaknya
kenikmatan untuk merokok, tidak salah kan judul posting ini?

Terus, memang ada kerugian dari kita
merokok?

Saya tidak akan membahas dari bidang
kesehatan, tetapi mari kita lihat dari segi finansial.

Apa saja nerakanya para perokok di
bidang finansial?

  1. Bau napas akibat rokok juga membuat pergaulan
         terhambat, sehingga networking tidak berjalan lancar. Berarti banyak
         potensi bisnis yang hilang akibat bau napas ini.
  2. Uang untuk membeli rokok yang kita bakar setiap
         harinya, jika diakumulasikan dan diinvestasikan secara baik akan
         menghasilkan aset yang sangat besar.

Asumsi 1 bungkus
rokok dihabiskan dalam waktu 2 hari. Maka 2 hari = 1 bungkus, 1 bulan = 15
bungkus. Jika harga rokok sebungkus kita anggap Rp 5.000,- maka sebulan kita menghabiskan
Rp 75.000,-. Jika kita investasikan ke dalam instrumen yang menghasilkan return
25% pertahun selama 25 tahun, maka hasilnya adalah Rp 1.781.620.619,- (satu
Milyar lebih bo!)

WOW! Bayangkan kalau 1 hari malah 1
bungkus rokok yang Anda habiskan. Dan saya yakin harga rokok lebih dari Rp
5.000,- perbungkusnya. Jadi sudah berapa mobil atau rumah yang anda bakar
selama ini?

Saya tidak melarang Anda merokok
karena itu hak asasi manusia (meskipun juga hak asasi bagi bukan perokok untuk
mendapatkan udara yang bersih dan bebas asap rokok). Saya hanya bisa menyentuh
Anda dari segi finansial mengenai berapa uang yang terbuang selama ini.

Terus, bagaimana solusinya?

  1. Yang terbaik tentu saja berhenti merokok, tetapi
         sisihkan uang rokok untuk diinvestasikan.
  2. Kalau tidak bisa (tidak mau) berhenti merokok, maka
         jangan mengeluh tidak bisa menabung karena penghasilan yang kecil atau
         pengeluaran yang terlalu besar.
  3. Ini yang paling menarik yaitu ’Jadilah Romantis à Rokok,
         Mangan (makan) Gratis..heheheh

Well saya hanya berharap Anda semua
bisa menjadi tipe 1 di atas atau menjadi tipe ke-4 .

Bagi bukan perokok…saatnya
menyisihkan dana untuk investasi anda….cia you!

Leonardus Budi Suryanto 0818 932638

Do Your Best and Let God Do The Rest!

 

The Wedding Gown


Written on May 14, 2008 – 11:31 pm | by sm4rter-guy

Ya…akhirnya hadir sebuah posting terbaru dengan tema yang baru juga. Membahas sisi marriage alias pernikahan or perkawinan.

Sebelum kita masuk ke topik utama, yaitu mengenai ‘the wedding gown’ alias gaun pengantin, kita bicara yang tidak penting terlebih dulu yaitu soal Menikah atau Kawin?

Sebagian dari kita lebih senang menggunakan kata Menikah daripada Kawin, padahal di Indonesia yang tersedia adalah UU Perkawinan dan tidak ada UU Pernikahan. :P

Yupe, intermezzo selesai. Kita bahas soal Gaun Pengantin sekarang. Menurut kaum hawa, seberapa pentingkah memakai Gaun Pengantin saat menikah? Kalau boleh saya mewakili kaum pria, gaun pengantin is not the most important thing in a marriage, it is not the most sacral thing! Jadi, menikah tanpa mengenakan gaun pengantin bagi pria is okay, hal yang wajar sebab upacara pernikahan itulah yang paling sakral, bukan membanggakan gaun tersebut.

Bagi wanita, memakai gaun pengantin adalah hal yang paling penting, karena saat itulah dia dinobatkan sebagai ratu sehari. Hm…akibatnya mencari gaun menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu dan dinantikan selain upacara pernikahan itu sendiri.

Kalau sudah begini, terus bagaimana? Saya adalah seorang pria yang memiliki pemikiran tidak penting gaun itu sampai tadi malam saat sedang berdiskusi dengan seorang ‘adik perempuan’ saya yang berumur 22 tahun. Bagi dia sendiri gaun pengantin itu bukan sesuatu yang penting, dan tidak mesti memakai gaun pengantin. Tetapi ada satu pernyataannya yang mengubah saya malam itu, yakni ‘Ko, saat diundang ke sebuah pernikahan di Hotel Bintang 5 misalkan, kan Koko bisa mengenakan jas. Ok lah dengan itu, tetapi apakah Cici bisa mengenakan gaun pengantin ke acara undangan itu? Tidak kan? Jadi kapan dia bisa memakai gaun pengantin, yaitu saat dia menikah. Bukan masalah menikahnya di mana, tetapi a moment of a life time itulah yang terpenting.

Saudara, pernyataan seorang gadis berusia 22 tahun itu yang membuat nantinya saya akan menemani calon istri untuk mencari dan memburu gaun pengantinnya.

Bagaimana dengan anda?

Axis, Narcist and Najis!


Written on May 5, 2008 – 4:26 am | by sm4rter-guy

Wakssssssssssssss……hilang postingannya…….gila ih….kacau deh.

Ya sudahlah…..gak boleh beredar kali postingan ini ya.

Financial Planning For A Starter (Rahasia Ketiga Untuk Kaya)


Written on April 10, 2008 – 5:11 am | by sm4rter-guy

Setelah lama tidak bersentuhan dengan topik keuangan, akhirnya terperosok kembali dalam pembahasan ini. Apalagi pasar saham Indonesia sedang ‘down’ berat alias nukik habis! Bayangkan dalam sekian tahun ini, kondisi terjelek adalah hari-hari ini. Indeks jatuh tinggal 2180!!!!

Nah, kebayang kan kalau akhirnya banyak orang yang panik dan takut kehilangan uangnya. Ada beberapa orang yang saya kenal sampai cut loss ratusan juta Rupiah. Ya…itu hanyalah sekedar info, but jika uang yang digunakan adalah uang yang tidak akan dipakai dalam jangka waktu beberapa tahun akan datang…maka mestinya tidak masalah!

Tapi, ya sudahlah…kita tidak akan membahas pasar saham, karena kan judul posting ini adalah Financial Planning for a starter! Jadi ya, buat pemula kali ya. Apa yang akan kita bahas? Hm…menyambung postingan sebelumnya di bidang money and finance di blog ini, maka kita lanjutkan.

Masih ingat rahasia pertama (Kita harus memiliki Tujuan Keuangan Yang JELAS) dan rahasia kedua untuk kaya (Berani Menunda Kenikmatan), maka tibalah hadir rahasia ketiga. Rahasia ketiga ini lebih condong pada pepatah ‘Sedia Payung Sebelum Hujan’ atau Galilah Sumurmu Sebelum Kehausan! Apa intinya? SIAPKAN DANA DARURAT!

Cerita mengenai indeks pasar saham Indonesia dan dunia yang cenderung menurun bahkan menukik akhir-akhir ini berkaitan juga dengan persiapan dana darurat kita. Tujuan dari dana darurat ini adalah untuk menghilangkan semua efek samping dari kecelakaan yang terjadi dalam hidup kita. Apa efek samping dari kecelakaan? HUTANG! Ya! Itu adalah efek samping dari kecelakaan dalam hidup kita, baik itu kecelakaan yang tidak  pernah kita duga dan juga ‘kecelakaan yang terduga’. Hm….kecelakaan tidak terduga tidak perlu saya jelaskan, tetapi yang termasuk dalam kecelakaan yang terduga adalah kecelakaan yang sudah bisa kita duga akan terjadi sehingga akan menyedot dana cukup besar kita. Misal: Ganti ban mobil, biaya servis mobil, uang ke dokter gigi karena gigi kita sakit, biaya penggantian sepatu. (loh, kok kecelakaan itu semua, yups…karena kadang-kadang ban mobil kita perlu diganti pada waktu-waktu tertentu, jika kita tidak menyiapkan dananya, maka mau tidak mau kita harus membayar dengan hutang (kartu kredit).

Jadi  bolehlah juga kita bilang…..apa rahasia kedua setengah untuk berhasil hidup kaya dan berkecukupan? BEBASKAN DIRI ANDA dari Hutang Secepatnya! Langkah-langkah bebas dari hutang kartu kredit akan saya cuplikkan dari buku Robert T. Kiyosaki dan juga buku-buku keuangan lainnya, di postingan kita berikutnya.

Jika kita memiliki dana darurat, maka begitu terjadi kecelakaan (anak sakit dan harus masuk rumah sakit, orang tua kita terjatuh di kamar mandi dan harus dirawat, mobil kita mengalami kerusakan mesin, n so on) — kita tidak perlu panik sebab sudah ada dananya. Kita tidak perlu pusing memikirkan cari hutangan ke mana, tetapi kita bisa lebih fokus mengatasi kecelakaan yang timbul.

Apa langkah untuk berinvestasi? Ini dia langkah-langkahnya:
1. Mengetahui tujuan investasi kita apa.
2. Memiliki dana darurat, sebesar 5-6 kali kebutuhan hidup kita perbulan (akan lebih baik kalau besarnya dana darurat adalah sebesar 5-6 kali gaji kita)
3. Mempelajari dan mencari instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan investasi kita.
4. Mengevaluasi hasil investasi kita setiap 6 bulan atau setahun sekali.
5. Selamat menikmati hidup yang tenang tanpa khawatir soal uang.

Bagi anda yang starter di bidang financial, tolong segera lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Cek apakah anda masih punya hutang kartu kredit atau hutang lainnya (segera lunasi!)
2. Buat anggaran kebutuhan anda setiap bulan (Pengeluaran HARUS LEBIH KECIL dari Penghasilan)
3. Segera sisihkan 10-20% dari gaji untuk masuk dana darurat sehingga bisa memenuhi 5-6 kali gaji anda. Taruh di tempat yang mudah diambil (deposito or tabungan biasa)
4. Begitu dana darurat sudah ada, seterusnya 10-20% sisihan dana tadi baru kita investasikan.
5. Jika dana darurat terpakai karena ada kecelakaan dalam hidup kita, jangan lupa penuhi kembali dana darurat itu.

Saya terpaksa mengutip " Kalau orang bijak bertemu malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka" (Amsal 27:12)  –> siapkanlah dana daruratmu!

"Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya" (Amsal 21:20) –> buat anggaran dan taatilah!

Anyway guys…lakukan semua itu dengan hati yang ringan dan tanpa beban ya….memang awalnya berat kok…tapi jika anggaran sudah bisa ditaati, berikutnya kita yang akan lebih ringan dalam hidup ini.

Remember, do your best and Let GOD do the Rest!

Leonardus Budi Suryanto
0818 932638

Sport…Oh…Sport


Written on April 8, 2008 – 10:53 pm | by sm4rter-guy

Paris matikan api Olimpiade!
Headline yang terbaca di koran Kompas kemarin (8 April 2008) membuat saya kaget dan terhenyak!

Saya bingung dengan kondisi manusia-manusia yang hidup di muka bumi ini. Mengapa? Jelas saja bingung! Pelari yang membawa obor Olimpiade Beijing 2008 dikejar dan berusaha dimatikan apinya, ada yang bahkan menggunakan tabung pemadam kebakaran (tentu saja berhasil dicegah pihak berwajib), sehingga api bisa selamat pada hari-hari sebelumnya.

Tetapi kemudian headline itu muncul dan menusuk jiwa semua pejuang olahraga, bukan hanya atlet tetapi semua umat manusia. Tahukah mereka bahwa tradisi api yang ada di obor Olimpiade itu adalah lambang harapan, lambanga perjuangan tiada henti, lambang kekuatan untuk terus bertahan, berjuang dan bahkan pengorbanan untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik (lebih kuat, tinggi, jauh, cepat!) dibanding dulu.

Iya, memang negara penyelenggara Olimpiade (Olympic) kali ini adalah negara China, negara yang banyak ‘menjajah’ kita dengan produk-produk murah namun berkualitas (hayo, jujur saja sekarang ini banyak sekali barang berkualitas made in China). Iya, memang sempat terjadi konflik ‘Tiannanmen’ sekian puluh tahun lalu. Iya, memang juga terjadi konflik akibat demonstrasi ‘Tibet yang ingin merdeka sendiri’, tetapi come on guys……itu semua adalah masalah ekonomi dan politik.

Politik harus dijauhkan dari olahraga, dimana sportivitas, semangat juang harus terus dikumandangkan. Dimana keringat dan air mata bercampur satu saat mereka semua berlatih, berlomba dan mengalami kejatuhan atau pun kemenangan. Olahraga jangan disambung-sambungkan dengan urusan politik atau urusan lainnya.

Jika kali ini hanya api obor Olimpiade yang padam di Paris, saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika semua atlit yang telah berlatih dan siap untuk menunjukkan kepada dunia kebanggaan mereka bisa mewakili negaranya masing-masing, harus batal bertanding akibat Olimpiade dibatalkan.

Saat Olimpiade dibatalkan, sejujurnya….itu bukan kekalahan bagi negara China…itu adalah kekalahan seluruh umat manusia di bumi ini. Itu adalah kekalahan bagi semangat pantang menyerah, kekalahan bekerja keras, kekalahan sportivitas, kekalahan kekuatan impian, kekalahan iman, kekalahan ‘impossible is nothing’, kekalahan semua nilai positif di dunia…….

Saat itu terjadi, saya hanya bisa berharap saya sudah terlebih dulu meninggalkan dunia ini dengan penuh kebanggaan, dengan masih dipenuhi semua nilai positif di dunia ini… (ironis? Mungkin tidak)

Just Remember to do your best, and let GOD DO THE REST!

Leonardus Budi Suryanto
0818 932638